5 Atlet Prodigy di Olimpiade ( Part 2 )

    Sosok yang ketiga yaitu Usain bolt. Siapapun pasti mengenalnya, sprinter atau pelari terbesar asal Jamaika. Bolt merupakan pemegang rekor dunia di 100 meter , 200 meter dan 4 × 100 meter estafet dan merupakan satu-satunya sprinter yang memenangkan gelar Olimpiade 100 m dan 200 m dalam tiga Olimpiade berturut-turut (2008, 2012 dan 2016). Meraih total 11 medali dalam olimpiade dan petualangan karirnya diawali pada acara CARIFTA Games 2001 , Bolt mencatat waktu terbaik 48,28 detik dalam kelas 400 meter dan meraih medali perak serta dalam kelas 200 m juga meraih medali perak dengan waktu 21,81.

  • 2008 Beijing, 2 medali emas (100 meter & 200 meter)
  • 2012 London, 3 medali emas (100 meter, 200 meter, dan 4x100 meter estafet)
  • 2016 Rio de Janeiro, 3 medali emas (100 meter, 200 meter, dan 4x100 meter estafet),

    Bolt memiliki julukan Lightning Bolt karena nama dan kecepatannya, serta kehidupan atletik Bolt telah diimplementasikan dalam film dokumenter berjudul I Am Bolt yang telah dirilis pada 28 November 2016 di Inggris. Pembuatan film ini dalam rangka telah meraih tiga medali emas Olimpiade. Film ini disutradarai oleh Benjamin Turner dan Gabe Turner.


    Caeleb Dressel, seorang perenang di kelas gaya bebas dan gaya kupu-kupu asal Amerika termasuk dalam salah satu sosok manusia super dalam olimpiade. Dressel telah meraih 7 medali dalam 2x mengikuti olimpiade dan memegang rekor Amerika dalam gaya bebas 50 meter & 100 meter serta gaya kupu-kupu 50 meter & 100 meter. Dalam peraihan medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 telah menjadikan Dressel sebagai orang Amerika kelima dalam sejarah yang memenangkan banyak medali emas dalam satu Olimpiade dalam 50 tahun terakhir. Dia juga menjadi perenang pertama dalam sejarah yang memenangkan emas dalam gaya bebas 50 meter, gaya bebas 100, dan gaya kupu-kupu 100 meter pada Olimpiade yang sama. Petualangan karirnya berawal saat Dressel mengikuti 2021 United States Olympic Trials menempati peringkat 145 dalam gaya bebas 50 meter dan peringkat 152 dalam gaya bebas 100 meter.


  • 2016 di Rio de Janeiro, meraih 2 medali emas ( 4x100 meter freestyle dan 4x100 meter medley)
  • 2021 Tokyo Olympic 2020 di Jepang, meraih 5 medali emas ( 50 meter freestyle, 100 meter freestyle, 100 meter butterfly, 4x100 meter freestyle, dan 4x100 meter medley),

    SPIRE Institute and Academy telah mengontrak Dressel untuk menjadi salah satu duta renang mereka pada Agustus 2020. Ia akan memimpin dan mengajar kelas-kelas tertentu.


    Dan sosok yang terakhir yaitu Jason Kenny. Seorang track cyclist asal Inggris yang telah meraih total 9 medali dalam olimpiade. Petualangan karirnya dimulai saat Kenny berkompetisi di Future Stars series di  Manchester Velodrome pada tahun 2003/2004. Selama musim balap 2005/2006, Kenny berkompetisi untuk Inggris Raya di tingkat junior sebagai sprinter dan memenangkan gelar dunia di kejuaraan dunia junior.


  • 2008 Beijing, meraih 1 medali emas (team sprint) dan 1 medali perak (sprint)
  • 2012 London, meraih 2 medali emas ( team sprint dan sprint)
  • 2016 Rio de Janeiro, meraih 3 medali emas ( team sprint, sprint, dan keirin)
  • 2021 Tokyo Olympic 2020 di Jepang, meraih 1 medali emas (keirin) dan 1 medali perak (team sprint),

    Saat ini Kenny telah menikah dengan wanita yang juga seorang track cyclist, Laura Trott. Secara bersama mereka telah memenangkan 12 medali emas olimpiade sehingga mereka dijuluki sebagai salah satu keluarga peraih medali olimpiade tersukses sepanjang masa.


Siapa sosok favorite kalian kali ini, Sobat Runners?

<<< Part 1 Klik Disini.