Nutrisi Untuk Bantu Pemulihan Cedera

    Bagi atlet, cedera merupakan hal yang sudah biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Namun tak hanya dialami oleh atlet saja, cedera juga bisa dialami oleh siapapun yang gemar berolahraga bahkan dalam mengikuti virtual run, virtual ride maupun virtual event lainnya sekalipun.

    Pada dasarnya dalam pemulihan cedera harus berangkat dari diagnosa dan juga penanganan yang tepat terlebih dahulu, setelahnya baru dapat dilakukan identifikasi nutrisi dalam membantu pemulihan. Asupan nutrisi dapat meningkatkan proses pemulihan dan penyembuhan secara optimal.

    Segala nutrisi baik terlepas dari cedera atau tidak memang baik bagi tubuh serta dapat juga memberikan stamina. Selain melakukan istirahat yang cukup dalam masa pemulihan cedera, beberapa makanan dengan nutrisi yang tepat juga dapat kalian konsumsi karena selama masa pemulihan, tubuh memerlukan energi dan zat gizi untuk memperbaiki jaringan atau sel tubuh yang rusak.

Berikut jenis kandungan makanan yang dapat mencukupi kebutuhan nutrisi pasca cedera:

        1. Makanan mengandung Vitamin C
Vitamin C diperlukan untuk pembentukan kolagen, yaitu jaringan ikat penting pada tubuh yang membantu menjaga kesehatan tulang, otot, kulit, dan tendon serta antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh agar cedera cepat sembuh. Makanan tinggi Vitamin C yang bisa dikonsumsi selama masa pemulihan cedera seperti paprika, strawberri, brokoli, tomat, melon, kubis, kiwi, mangga, dan bayam.

        2. Makanan tinggi Protein
Makanan tinggi protein terutama yang mengandung asam amino, dapat meminimalisir penurunan kekuatan dan masa akibat cedera dengan mencegah peradangan agar tidak semakin memburuk. Untuk itu, meningkatkan asupan makanan tinggi protein akan mempercepat proses pemulihan dari cedera. Makanan tinggi protein yang bisa dikonsumsi selama masa pemulihan cedera seperti, daging merah, telur, produk susu, makanan laut, serta protein nabati.

        3. Makanan mengandung Glukosamin
Cedera sering kali menyebabkan rasa nyeri, peradangan, hingga kerusakan jaringan terlebih apabila mengenai tulang rawan. Dalam tubuh, glukosamin berguna untuk membentuk dan memperbaiki tulang rawan, tendon, dan ligamen. Selain produksi alami dalam tubuh, zat ini bisa didapatkan pada makanan seperti kerang, jagung fermentasi, jamur, dan suplemen.

        4. Makanan mengandung Zinc
Berdasarkan jurnal Alternative Medicine Review menyebutkan zinc berperan penting untuk membantu pembentukan DNA hingga pembelahan sel dan sintesis protein, serta tentunya untuk penyembuhan cedera otot. Zinc biasanya ditemukan pada makanan yang berprotein tinggi. Makanan mengandung zinc yang bisa dikonsumsi selama masa pemulihan cedera seperti kacang-kacangan, udang, biji wijen, daging sapi, telur, dan buncis.

    Namun sebelum kalian mengonsumsinya. Perlu diketahui untuk setiap jumlah nutrisi yang diperlukan dalam penanganan cedera sangat bervariasi, tergantung pada usia, jenis kelamin, tinggi badan, hingga riwayat kesehatan. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kebutuhannya dengan dokter yang telah menangani cedera kalian, Sobat Runners.